SUARA GARDA, Majalengka
Salah seorang anggota aktivis LSM GMBI Kecamatan Kertajati Distrik Majalengka bernama Atam warga Desa Sukakerta kecamatan Kertajati kabupaten Majalengka, menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh salah seorang anggota Polisi Pamong Praja kabupaten Majalengka, peristiwa tersebut terjadi disaat pengukuran lahan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) beberapa waktu lalu.
Beredar di media sosial potret serta rekaman video salah seorang aktivis LSM GMBI warga bernama Atam yang diamankan Pol PP bahkan tampak saat insiden bentrokan tersebut Atam mendapat bogem mentah dibagian perut.
Soal ini, Ketua Umum Garda Majalengka Saeful Yunus dengan sedikit geram Mengutarakan, bahwa demi tegaknya supremasi hukum serta atas dasar rasa solidaritas antar lembaga dan menyatukan visi dan misi menyatakan agar pihak Satpol PP kabupaten Majalengka melalui Kasatpol PP Iskandar agar segera menyampaikan permohonan maafnya khususnya kepada pihak korban dan umumnya kepada lembaga Swadaya Masyarakat GMBI Distrik Majalengka, hal ini bertujuan agar suasana kembali kondusif aman dan terkendali.
“Saya sangat menyayangkan atas ketidak pekaan Kasat POL PP Iskandar atas insiden tersebut, dan Saya meminta dengan tegas kepada Kapolres Majalengka, untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut, yang masuk ke ranah kategori pidana pasal 170 tindakan pengeroyokan yang ironisnya diduga dilakukan oleh penegak perda, yang seharusnya jadi panutan bagi masyarakat Majalengka, untuk tidak melakukan kekerasa, dan Saya pun masih merasa sebagai keluarga besar GMBI, dan Kami meghimbau kepada yang terhormat Bupati Majalengka H. Sutrisno SE, Msi segera mencopot jabatan Kasatpol PP Iskandar karena cerminkan sosok pemimpin yang bertanggung jawab terhadap bawahan,” tegas Kata Saeful Yunus yang juga pernah membesarkan dan memimpin pergerakan LSM GMBI Distrik
Sekjen GMBI Akim dalam siaran Medsosnya menyampaikan undangan yang berbunyi,”Untuk Saudaraku GMBI Himbauan, Untuk Tanggal 09-Desember Pergerakan Kita ke Markas POL PP, Awas Semuanya wajib Pakai Helm Sebagai Simbol Kita, Karena yang menyakiti Saudara Kita pun pakai Helm jadi jangan kalah kita pun nanti pakai Helm, dan penutup Wajah ..OK,” itulah bunyi undangan sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan.
Sementara itu dihubungi secara terpisah, kasatpol PP kabupaten Majalengka Iskandar saat hendak dikonfirmasi tidak ada ditempat, salah seorang anggota Pol PP mengatakan bahwa Kasatpol PP sedang keluar,”Bapak Kasat sedang keluar, Mas,,” katanya.(SY)

0 komentar :
Posting Komentar
Komentar Pembaca