Heru Rmayanto, sedang memyampaikan materi pelajaran olahraga
di salah satu ruangan SMKN 1 Ciawigebang.* [Foto: NJ]
SUARA GARDA, Kuningan
Ada yang patut ditiru dari sosok guru yang satu ini. Ia tetap semangat mengajar kendati dalam kondisi menggunakan alat bantu kursi roda, Heru, guru bidang studi olahraga di SMKN 1 Ciawigebang, sudah kurang lebih satu tahun menggunakan kursi roda. Setelah ia menderita penyakit sehingga mengakibatkan kelumpuhan.
Untuk bisa sampai ke sekolah yang berjarak sekira 20 kilometer dari rumahnya, ia diantar oleh anaknya. Meski begitu, ia tetap tabah serta semangat melaksanakan kewajiban sebagai guru seperti guru-guru lainnya.
Sebagai guru olahraga, tentu saja Heru tidak hanya memberikan materi pelajaran di ruang kelas. Tapi juga berusaha untuk melakukan bimbingan praktek di lapangaan dengan penuh semangat.
Seperti melakukan pembinaan olahraga basket, bola voli,bulu tangkis serta jenis olahraga lainya.
“Meski kondisi saya seperti ini, Alhamdulillah masih diberikan semangat untuk melaksanakan kewajiban menularkan ilmu kepada anak-anak, “ kata Heru, usai memberikan pelajaran di salah satu ruangan SMKN 1 Ciawigebang, Rabu (14/9/2016).
Beberapa siswa SMKN 1 Ciawigebang, bangga atas upaya yang dilakukan oleh salah satu gurunya itu. Meski dengan keterbatasan fisik, namun mampu memberikan yang terbaik bagi semua anak didiknya.
“Pak Heru, memang guru yang baik dan tegas saat memberikan pelajaran olahraga kepada semua siswa. Mudah-mudahan beliau diberikan kesehatan,’ kata Sintia Lisnawati dan Jehan Ramdani, siswa SMKN 1 Ciawigebang
Heru mengaku sudah hampir 30 tahun menjadi guru di SMKN 1 Ciawigebang. Ia akan tetap mengajar hingga akhir masa pension satu tahun mendatang. Ia berhara kepada anak didiknya agar tetap semangat dalam belajar. (NJ)*

0 komentar :
Posting Komentar
Komentar Pembaca