OP LPG 3 Kg Diserbu Warga


SUARA GARDA, Kuningan
       Pertamina melalui agen yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) secara serentak menggelar operasi pasar (OP) LPG 3 kilogram di 17 lokasi wilayah        Kabupaten Kuningan dari 11 agen, Jumat (4/11/2016).
Setiap lokasi OP dikirim satu truk LPG dan dijual langsung kepada konsumen sesuai harga eceran tertinggi di tingkat pangkalan yaitu Rp 15.100 per tabung. OP dilakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga sore.
       Sebelum truk penuh bermuatan tabung LPG 3 kilogram tiba di lokasi yang ditentukan, seperti di lokasi Kelurahan Awirarangan dan Kelurahan/Kabupaten Kuningan sudah dipadati masyarakat. Walaupun tak melalui sosialisasi secara luas, warga yang mendapat kabar berantai berdatangan menuju lokasi operasi tersebut.
       Informasi yang dihimpun KC, selain Kelurahan Awirarangan dan Kuningan, OP juga dilakukan di beberapa wilayah lainnya seperti Cipicung, Lengkong, Cirendang, Pasawahan, Ancaran, Cimahi, Cibeureum, Cilimus, Pancalang, Linggarjati, Ciawigebang, Kramatmulya, Cidahu, Cigandamekar dan Cidahu Pasawahan.
       Hadirnya OP itu disambut gembira oleh masyarakat. Pasalnya, di antara mereka masih banyak kesulitan mendapat LPG 3 kilogram dan sering tak kebagian. Sekalipun kebagian diperparah dengan harga mahal.
       Hal itu diungkapkan, Yanti (34 tahun) warga Kelurahan Awirarangan. Pihaknya sangat bersyukur adanya OP. Sebab jika gas di rumah habis, harus mencari keluar kelurahan. Begitu mendengar ada kabar OP gas 3 kilogram di kelurahan, ia merasa terbantu.
       “Setiap hari saya cari gas 3 kilogram ke warung hingga pangkalan selalu habis, karena kalau gas datang ke warung yang dekat itu rata-rata sudah ada yang membeli duluan. Jadi, gas 3 kilogram kurang dari waktu satu hari pun langsung habis, bahkan saya pernah mendapatkan gas 3 kilogram dari Luragung dengan harga Rp 20.000 per tabung,” ujar Yanti. 

Kekurangan

       Sementara itu, Lurah Awirarangan, Romli Idries mengatakan, sekarang ini LPG 3 kilogram memang sering mengalami kekurangan apalagi setiap momen lebaran. Sekalipun ada di warung, harganya mahal bisa mencapai Rp 22.000 per tabung.
       “Jadi dengan adanya penawaran OP, langsung dimanfaatkan oleh kami. Karena, kebetulan dari agen PT Bayuning menawarkan OP LPG 3 kilogram, apalagi di kelurahan kami terdapat 32 rukun tetangga (RT) dan alhamdulillah mendapat distribusi sebanyak 560 tabung. Mudah-mudahan tidak ada kendala,” ujar Romli Idries.
       Sistem pembagian, lanjut Romli, untuk menghindari rebutan pihaknya menyebar kupon per rumah dan warga yang datang ke kelurahan atau lokasi operasi pasar LPG 3 kilogram diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
       “Alhamdulillah, dari 560 tabung sudah dibagikan ke masyarakat dengan tertib berdasarkan koordinasi dengan kepolisian dan TNI. Kami juga menawarkan kepada masyarakat agar ke depannya tidak mengalami kesulitan mencari gas lagi, masyarakat bisa beralih menggunakan LPG 5,5 kilogram sekaligus membuka pangkalan tersebut,” kata Romli.
       Terpisah, Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Trisman Supriatna mengatakan, sebetulnya sejak bulan Oktober Pemerintah Daerah (Pemda) Kuningan sudah mengajukan tambahan guna mengantisipasi kelangkaan bulan November.
       “Setelah meminta tambahan, tetapi kami mendapat jawaban dari Pertamina bahwa distribusi LPG 3 kilogram akan dilakukan melalui operasi pasar seperti yang sudah berjalan Jumat pagi. Kami hanya mendapat informasi lokasinya saja, semuanya ada 17 lokasi dari 11 agen. Setiap lokasi mendapat distribusi 560 tabung per titik,” pungkas Trisman.(Agus)

Share on Google Plus

Tentang Unknown

SKU Suara Garda Berdiri Atas Dasar Keprihatinan Sekumpulan Generasi Muda Terhadap Ketidak Adilan, Pelaku Koruptor Serta Bertekad Menjadi Corong Bagi Masyarakat

0 komentar :

Posting Komentar

Komentar Pembaca

Baca Juga