Gempa 6,5 SR Goyang Pantura hingga Banten, Ini Penyebabnya


SUARA GARDA, Cirebon
     Gempa bumi dengan kekuatan 6,5 Skala Richter (SR), yang terjadi pukul 07.25 WIB, Rabu (19/10), diakibatkan dua pertemuan lempeng, yakni lempeng selatan dan utara.
     Menurut keterangan Kepala Badan Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Muhammad Triyadi, titik gempa berpusat di 654 kilometer di bawah laut pantai utara jawa.
     “Jadi ini sebetulnya kalau kita lihat adalah pertemuan dua lempeng selatan dan utara, menunjang ke utara, ke utara makin dalam pertemuan lempengnya di selatan jawa, makin selatan makin dalam. karena dalam, jadi efek gelombangnya luas. Karena itulah terasa dimana-mana,” tegasnya.
     Gempa dilaporkan terasa hingga Tangerang, Jakarta, Bekasi, Sumedang, Cikarang, Cirebon, Indramayu, Bogor, Cilegon, dan Sumedang meski masih tergolong lemah.
     Mengenai kekhawatiran adanya gempa susulan, BMKG sendiri belum bisa memastikan. Namun pihaknya menyatakan bahwa gempa yang terjadi tidak mengkhawatirkan dan tidak ada kecenderungan merusak.
     “Soal gempa susulan belum tertangkap sinyalnya, tapi tidak mengkhawatirkan, dan tidak ada kecenderungan merusak,” ujarnya. (CT)

Share on Google Plus

Tentang Unknown

SKU Suara Garda Berdiri Atas Dasar Keprihatinan Sekumpulan Generasi Muda Terhadap Ketidak Adilan, Pelaku Koruptor Serta Bertekad Menjadi Corong Bagi Masyarakat

0 komentar :

Posting Komentar

Komentar Pembaca

Baca Juga