Dinkes Indramayu Imbau Petani Waspadai Penyakit Chikungunya

Kepala Dinkes Indramayu, H. Dedy Rohaedi, saat menerima kunjungan dari Tim EMAS Provinsi Jawa Barat di ruangannya

SUARA GARDA, Indramayu
       Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengimbau masyarakat khususnya para petani untuk mewaspadai wabah penyakit chikungunya yang ditimbulkan nyamuk jenis aides albopytus.
       "Virus ini tidak berbahaya namun sangat meresahkan, karena jika dalam satu areal persawahan ada nyamuk itu lalu menggigit satu orang dan orang yang terkena sakit itu dijenguk oleh beberapa orang maka kemungkinan dua hingga tiga orang yang menjenguk akan terkena juga," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Agus Rohani di Indramayu, Kamis.
       Menurutnya cuaca ekstrim seperti sekarang ini, perkembangan nyamuk akan banyak dan cepat, tentunya nyamuk akan mudah menyerang setiap orang.
Tidak terkecuali bagi para petani yang setiap hari harus berangkat ke areal persawahan.
       "Musim hujan ini, perkembangbiakan nyamuk akan banyak dan cepat," tuturnya.
Agus melanjutkan nyamuk jenis aides albopytus yang meresahkan masyarakat ini mulai menyerang para petani dengan menularkan virus chikungunya.
       Ia menututkan kasus ini sudah pernah terjadi di Kabupaten Indramayu pada 2015 lalu dan dikhawatirkan tahun ini pun akan terjadi kembali.
Oleh karena itu bagi para petani diharapkan harus tetap waspada dan berhati-hati saat bekerja di areal persawahan.
       "Bagi orang yang terkena virus ini maka persendian pada tubuhnya akan terasa sakit seperti halnya penyakit struk," tambahnya (Antara/FC

Share on Google Plus

Tentang Unknown

SKU Suara Garda Berdiri Atas Dasar Keprihatinan Sekumpulan Generasi Muda Terhadap Ketidak Adilan, Pelaku Koruptor Serta Bertekad Menjadi Corong Bagi Masyarakat

0 komentar :

Posting Komentar

Komentar Pembaca

Baca Juga